Jalan-jalan yang dibangun merupakan jalur yang menghubungkan produksi para petani di desa dengan meja makan seluruh keluarga di Indonesia.
“Pembangunan ini adalah fondasi kokoh kita bersama untuk menyongsong swasembada pangan, energi, dan air,” ucapnya.
Pemerintah, lanjut Qodari, ingin memastikan tidak ada lagi hasil panen yang membusuk di jalan akibat akses jalan yang rusak. Selain itu, tidak boleh ada lagi pasokan energi dan air bersih yang terhambat karena jalur terputus.
“Dengan jalan yang mulus dan terhubung, aliran pasokan pangan dari pusat-pusat produksi ke masyarakat akan berjalan lebih cepat dan efisien,” katanya.
Menurut Qodari, peresmian jalan sepanjang 1.151 km ini juga jadi bukti nyata bahwa ketika seluruh elemen bangsa bersatu dan bergerak maju, maka tak ada tantangan yang tak bisa dilalui.
(Nadya Kurnia)