sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bawa Penyakit, Bawang Bombay Selundupan Jadi Ancaman Serius bagi Petani RI

News editor Tangguh Yudha
11/01/2026 15:00 WIB
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan praktik impor ilegal bawang bombay merupakan ancaman serius bagi petani dan ekosistem pertanian.
Bawa Penyakit, Bawang Bombay Selundupan Jadi Ancaman Serius bagi Petani RI. (Foto: Inews Media Group)
Bawa Penyakit, Bawang Bombay Selundupan Jadi Ancaman Serius bagi Petani RI. (Foto: Inews Media Group)

Menurut Amran, masuknya bawang bombay ilegal berpenyakit juga dapat menurunkan kepercayaan dan motivasi petani untuk terus berproduksi. Dampak tersebut berpotensi memicu kembali ketergantungan impor dan melemahkan ketahanan pangan nasional.

Mentan Amran juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 160 juta petani serta 4–5 juta peternak yang harus dilindungi dari praktik ilegal semacam ini. Ia menilai tidak adil jika kepentingan segelintir oknum mengorbankan kesejahteraan jutaan petani.

“Masa mau korbankan 100 juta orang hanya karena 10 atau 20 orang? Ini tidak benar. Tidak boleh ada ampun,” tegasnya.

Selain bawang bombay, Amran memastikan pengawasan ketat juga akan dilakukan terhadap komoditas strategis lainnya seperti beras, gula, serta pangan pokok lain yang rawan diselundupkan. Ia mengaku telah menerima banyak laporan terkait impor ilegal pangan, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian.

“Kalau petani tahu ada impor beras satu ton saja, dampaknya ke 29 juta petani beras dan keluarganya bisa 115 juta orang. Petani bisa berhenti, lalu impor lagi. Ini yang harus dijaga ketat,” katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement