Ia memaparkan sejumlah langkah yang dilakukan Jakarta, mulai dari pembangunan infrastruktur pengendalian banjir hingga pengurangan penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah (land subsidence).
“Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Karena itu, kami terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan Giant Sea Wall,” jelasnya.
Pertemuan bilateral tersebut menjadi ruang bagi Jakarta dan New York untuk saling berbagi pengalaman dalam menjawab tantangan kota besar sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang pembangunan perkotaan.
(Kidung Dhia)