Sementara itu, sekitar 240.000 satuan pendidikan masih belum menerima program MBG dan akan menjadi bagian dari tahapan perluasan layanan. BGN juga telah mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat, yang mayoritas merupakan sekolah swasta bertaraf internasional dan satuan pendidikan yang dinilai telah mandiri secara finansial.
“Kami menerima banyak sekali surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum mendapatkan MBG sampai saat ini dan itu akan kami investigasi untuk kemudian kami layani program MBG secara bertahap sesuai dengan tahapan-tahapan yang kami punyai,” katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)