“Kalau melihat kondisi saat ini dengan jumlah penduduk sebanyak 286 juta saja, kayaknya Jakarta sudah crowded, lapangan kerja sudah rebutan banget,” katanya.
Manfaat KB Mencakup Kondisi Fiskal
Namun, manfaat program KB menurutnya tidak berhenti pada pengendalian jumlah penduduk. Optimalisasi KB juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap kondisi fiskal, percepatan bonus demografi, hingga daya saing Indonesia.
Manfaat fiskal yang saat ini diperkirakan sekitar 69 kali lipat masih dapat dioptimalkan menjadi 108 kali lipat. Untuk mencapai potensi tersebut, dibutuhkan investasi, salah satunya melalui anggaran kontrasepsi.
“Jadi butuh investasi ya, salah satunya untuk anggaran kontrasepsi,” ujarnya.
Menurutnya, investasi pada kontrasepsi juga berkaitan dengan biaya yang dapat dicegah ketika kehamilan yang tidak direncanakan dapat dikurangi. Perhitungan tersebut mencakup biaya pengasuhan anak hingga usia tertentu, serta biaya pelayanan kesehatan yang dapat ditekan ketika kematian dan kesakitan ibu maupun anak berhasil dicegah.