sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September

News editor
22/09/2026 12:37 WIB
Fenomena El Nino sangat kuat membuat musim kemarau 2026 lebih kering dan berlangsung lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September. (Foto: iNews Media Group)
BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September. (Foto: iNews Media Group)

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan El Nino secara historis membuat musim kemarau di Indonesia menjadi lebih kering dan panjang, terutama di wilayah selatan khatulistiwa.

“Untuk di Indonesia selalu secara historis fenomena El Nino itu memperkering musim kemarau sehingga musim kemaraunya lebih panjang di sebagian wilayah Indonesia khususnya yang berada di Selatan Katulistiwa,” kata Ardhasena.

Dampak El Nino terlihat dari panjangnya periode tanpa hujan di sejumlah wilayah. BMKG mencatat hari tanpa hujan secara berurutan lebih dari 60 hari tersebar di 25 provinsi. Bahkan, hari tanpa hujan terpanjang tercatat di Bantul mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.

“Nah salah satu indikasi dari dampaknya El Nino adalah kekeringan yang dialami berbagai wilayah di Indonesia. Banyak lokasi pengamatan yang sudah melaporkan hari tanpa hujan berurutan lebih dari 60 hari yaitu tersebar di 25 provinsi dengan hari tanpa hujan terpanjang saat ini di wilayah Bantul yaitu sepanjang 131 hari atau lebih dari 4 bulan,” ujarnya.

Ardhasena mengatakan pengaruh El Nino juga membuat sejumlah wilayah yang secara klimatologis memiliki tipe hujan sepanjang tahun turut mengalami periode kemarau.

Halaman : 1 2 3 4
Tim Editor
Advertisement
Advertisement