sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September

News editor
22/09/2026 12:37 WIB
Fenomena El Nino sangat kuat membuat musim kemarau 2026 lebih kering dan berlangsung lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September. (Foto: iNews Media Group)
BMKG Sebut EL Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September. (Foto: iNews Media Group)

“Bahkan El Nino 2026 ini menyebabkan terjadinya periode kemarau pada beberapa zona musim dengan tipe hujan sepanjang tahun,” katanya.

Secara klimatologis, Indonesia memiliki 110 zona musim atau 33 persen dari luas daratan yang karakteristik iklimnya merupakan hujan sepanjang tahun. Namun pada 2026, sebanyak 98 zona musim mengalami musim kemarau akibat anomali hujan lebih rendah yang dipengaruhi El Nino.

Meski El Nino diprediksi bertahan hingga awal 2027, Ardhasena menegaskan dampaknya terhadap kekeringan di Indonesia akan berakhir ketika musim hujan tiba.

“Untuk yang sekarang ini bertahan paling tidak hingga akhir kuartal pertama 2027. Tetapi dampaknya pada kekeringan di Indonesia akan selesai dengan masuknya kita musim hujan yang berikutnya akan kami deskripsikan secara mendetail,” tuturnya.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026. Sebanyak 185 zona musim atau 24,66 persen luas daratan Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada November, sedangkan 266 zona musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia pada Desember.

Halaman : 1 2 3 4
Tim Editor
Advertisement
Advertisement