sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BNPB: 15 Desa di Jawa Tengah Dilanda Kekeringan, 20.000 Jiwa Terdampak

News editor Binti Mufarida
28/06/2026 11:20 WIB
Desa terdampak yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo. 
BNPB: 15 Desa di Jawa Tengah Dilanda Kekeringan, 20.000 Jiwa Terdampak. (Foto: BNPB)
BNPB: 15 Desa di Jawa Tengah Dilanda Kekeringan, 20.000 Jiwa Terdampak. (Foto: BNPB)

IDXChannel—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 15 desa di empat kabupaten mengalami fenomena kekeringan seiring memasuki musim kemarau. Tercatat lebih dari 20.000 jiwa terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kondisi kekeringan dirasakan para warga empat desa di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Desa terdampak yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo. 

"BPBD mencatat 2.498 kepala keluarga (KK) atau 8.319 jiwa terpapar kekeringan di wilayah tersebut. Bencana ini dilaporkan BPBD Kabupaten Klaten sejak awal Juni 2026. Sebanyak 377 KK atau 1.450 jiwa mendapatkan 60.000 liter air bersih. Pendistribusian bantuan air ini berlangsung secara bertahap," ungkap Aam, sapaan Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (28/6/2026).

Masih di Provinsi Jawa Tengah, kekeringan melanda Kabupaten Pemalang. Sebanyak tiga desa di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Belik, Bawang dan Pulosari, terdampak kejadian ini. 

"Data sementara BPBD mencatat 166 KK terdampak kekeringan di wilayahnya. BPBD Kabupaten Pelamang mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter untuk Desa Pulosari," paparnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement