sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OVO dan BI Hadirkan Fintech Academy di UNPAD, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Baru

Banking editor Rahmat Fiansyah
15/08/2026 12:15 WIB
OVO bersama BI melalui Fintech Academy berkolaborasi dengan MoneyFestasi menghadirkan roadshow Fintech Academy x MoneyFestasi di UNPAD.
OVO bersama BI melalui Fintech Academy berkolaborasi dengan MoneyFestasi menghadirkan roadshow Fintech Academy x MoneyFestasi di UNPAD. (Foto: Ist)
OVO bersama BI melalui Fintech Academy berkolaborasi dengan MoneyFestasi menghadirkan roadshow Fintech Academy x MoneyFestasi di UNPAD. (Foto: Ist)

IDXChannel - OVO bersama Bank Indonesia (BI) melalui Fintech Academy berkolaborasi dengan MoneyFestasi menghadirkan roadshow Fintech Academy x MoneyFestasi dalam rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (PRABU UNPAD) 2026 di Jatinangor.

Mengusung tema “Literasi Digital untuk Generasi Muda, Bijak di Media Sosial dan Bertransaksi di Era Digital”, edukasi literasi keuangan tersebut diikuti 10.000 peserta. Kegiatan ini digelar di tengah momentum orientasi mahasiswa baru untuk membekali mereka dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan keamanan transaksi digital sejak awal masa perkuliahan.

Program Fintech Academy bertujuan memperluas akses edukasi keuangan digital dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Melalui program yang menjangkau berbagai perguruan tinggi di Indonesia, OVO berharap edukasi keuangan digital dapat hadir secara lebih merata di berbagai daerah.

Talk show interaktif tersebut menghadirkan Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat Junanto Herdiawan, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, dan Financial Planner Rista Zwestika sebagai pembicara.

Edukasi ini menjadi relevan di tengah kesenjangan sebesar 14,05 poin persentase antara tingkat inklusi dan literasi keuangan berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingginya pemanfaatan layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti kemampuan untuk memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya secara tepat.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement