sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dokter Beberkan Proses Virus Infuenza A Masuk ke Tubuh dan Picu Gejala Sistemik

News editor Niko Prayoga
20/09/2026 10:59 WIB
Proses infeksi influenza dimulai ketika virus berhasil menembus pertahanan awal saluran pernapasan manusia.
Dokter Beberkan Proses Virus Infuenza A Masuk ke Tubuh dan Picu Gejala Sistemik. (Foto: Istimewa)
Dokter Beberkan Proses Virus Infuenza A Masuk ke Tubuh dan Picu Gejala Sistemik. (Foto: Istimewa)

Infiltrasi virus dan reaksi peradangan itulah yang mendasari munculnya serangkaian gejala khas influenza. Berbeda dari selesma yang umumnya hanya menimbulkan pilek ringan, gejala influenza menyerang secara sistemik atau menyeluruh ke seluruh organ tubuh.

Perjalanan penyakit ini dimulai dari fase inkubasi yang sangat singkat. Seseorang yang terinfeksi akan segera merasakan demam tinggi, dilanjutkan dengan rasa nyeri hebat di sekujur tubuh akibat respons imun di pembuluh darah.

“Jadi tanda dan gejalanya itu mulai dengan adanya, mulai dari inkubasi, masuk si virusnya, mulailah ada demam. Kemudian diikuti dengan nyeri-nyeri tubuh, ini karena dia sudah sistemik ke badan kita. Kemudian ini bisa ada nyeri tenggorokan juga,” jelas Prof. Anggraini.

Khas pada influenza, penderita kerap mengeluhkan batuk kering dengan sensasi tidak nyaman yang intensif di area tenggorokan. Rasa lelah ekstrem juga menyertai perjalanan infeksi ini, hingga mencapai puncaknya pada hari ke-4 atau ke-5.

“Flu itu justru menyebabkan batuk kering, gatal, seret kayak ada pasir di tenggorokannya, itu bisa berkepanjangan. Belum lagi ada rasa lelah, kemudian ada cepat capek, kok enggak seger-seger, itu khas sekali pada influenza yang memiliki tahapan mulai dari awal, kemudian makin berat, paling puncaknya di hari keempat sampai kelima, mulailah penyembuhan. Walaupun dia recovery, tetapi tidak nyamannya bahkan bisa dua mingguan lebih,” papar dia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement