Di sisi lain, Bambang menjelaskan sebagian mitra driver di kota-kota besar telah pulang kampung atau mudik menjelang libur Lebaran. Hal ini turut mempengaruhi ketersediaan pengemudi di lapangan sehingga waktu tunggu pelanggan menjadi lebih lama.
Berdasarkan data internal perusahaan pada 2025, aktivitas para mitra biasanya kembali meningkat secara bertahap pada pekan pertama hingga kedua setelah Idulfitri, seiring normalnya kembali aktivitas masyarakat.
Selain faktor mudik, kondisi cuaca hujan yang memicu genangan di sejumlah titik jalan juga memperparah kepadatan lalu lintas dan mempengaruhi mobilitas driver.
Situasi ini membuat proses pencarian pengemudi oleh sistem aplikasi membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya.
Karena itu, Gojek mengimbau pengguna agar mengalokasikan waktu lebih panjang saat memesan layanan maupun merencanakan perjalanan selama periode akhir Ramadan dan libur Lebaran.