sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dudung Sebut 1,5 Ton Dry Ice Siap Disebar Besok Atasi Kabut Asap Karhutla di Sumsel

News editor Binti Mufarida
15/10/2026 02:30 WIB
Dudung mengungkapkan sebanyak 1,5 ton es kering atau dry ice siap disebarkan menggunakan pesawat untuk mengatasi asap akibat karhutla di Sumsel.
Dudung Sebut 1,5 Ton Dry Ice Siap Disebar Besok Atasi Kabut Asap Karhutla di Sumsel . (Foto: Dok. Kemenko Polkam)
Dudung Sebut 1,5 Ton Dry Ice Siap Disebar Besok Atasi Kabut Asap Karhutla di Sumsel . (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengungkapkan sebanyak 1,5 ton es kering atau dry ice siap disebarkan menggunakan pesawat untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), pada Kamis (15/10/2026) besok.

Dudung mengatakan, penyebaran dry ice merupakan uji coba perdana di Indonesia untuk membantu mengurai penumpukan kabut asap di lapisan bawah atmosfer. Sumatera Selatan menjadi provinsi pertama yang menerapkan metode tersebut.

“Sore ini saya bersama gubernur, Pangdam, dan Kapolda melihat secara langsung rencana penyiraman dry ice yang akan dilakukan besok,” ujar Dudung saat meninjau kesiapan operasi di Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Rabu (14/10/2026).

Dia menjelaskan fungsi dry ice untuk mengurai asap yang tadinya berada di bawah agar dinaikkan ke atas. Dengan begitu, tidak ada lagi penggumpalan asap.

Menurut Dudung, penyebaran dry ice berbeda dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dry ice ditujukan untuk mengurai kabut asap, sedangkan OMC tetap dilaksanakan untuk merangsang hujan buatan guna membantu memadamkan api.

“Penyemaian dry ice ini khusus untuk mengurai asap, sedangkan OMC tetap dilaksanakan untuk menstimulasi hujan buatan guna memadamkan api. Jadi, semua upaya kita lakukan dari berbagai sisi,” tegas Dudung.

Dia menambahkan, penerapan teknologi tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan dampak karhutla.

“Ini merupakan perintah langsung dari Presiden. Uji coba di Indonesia baru pertama kali dilakukan di Sumatera Selatan. Jika uji coba ini berhasil, kita akan lanjutkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentral kabut asap, seperti Kalimantan Tengah dan sekitarnya,” tutur Dudung.

Sebanyak 1,5 ton dry ice pada tahap awal akan disebarkan di sekitar kawasan perkotaan menggunakan pesawat yang telah disiapkan. Pasokan bahan tersebut diperoleh dari Lampung dan wilayah setempat.

Pemerintah berharap metode ini dapat meningkatkan kualitas udara dan jarak pandang di wilayah terdampak kabut asap. Saat ini, jarak pandang dilaporkan berada pada kisaran 1.000 meter, dengan target peningkatan hingga 5.000 meter atau lebih.

Hasil uji coba tersebut akan dievaluasi untuk mengukur efektivitas penyebaran dry ice sekaligus menentukan kemungkinan penerapannya di wilayah lain yang terdampak karhutla. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement