"Manasik tidak lagi berhenti pada teori rukun dan wajib haji, tetapi menyentuh aspek teknis perjalanan yang kerap menjadi sumber kekhawatiran," kata Glenny.
Garuda menegaskan perannya sebagai mitra strategis negara dalam ekosistem haji nasional. Sinergi pemerintah pusat, maskapai, dan daerah kini bergerak lebih konkret, yaitu mempersiapkan jamaah sejak dari embarkasi.
Dengan fasilitas ini, manasik di Aceh menjadi lebih komprehensif. Jamaah tak hanya memahami teori, tetapi juga siap secara mental dan teknis menghadapi penerbangan haji yang sesungguhnya.
Penempatan pesawat di Aceh juga memiliki nilai historis. Dari daerah ini lahir Garuda Indonesia melalui pesawat legendaris Seulawah RI-001 yang didukung rakyat Aceh.
(Febrina Ratna Iskana)