sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gempa Kuat Guncang California, Venezuela, dan Jepang Dalam 12 Jam Terakhir, Begini Kata Ahli

News editor Binti Mufarida
25/06/2026 10:00 WIB
Gempa terjadi sejak Rabu (24/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026) Waktu Indonesia Barat (WIB). 
Gempa Kuat Guncang California, Venezuela, dan Jepang Dalam 12 Jam Terakhir, Begini Kata Ahli
Gempa Kuat Guncang California, Venezuela, dan Jepang Dalam 12 Jam Terakhir, Begini Kata Ahli

"Dampak guncangan yang mencapai skala intensitas VI-IX MMI memicu kepanikan luar biasa di berbagai kota, termasuk ibu kota Caracas," kata Daryono.

Bahkan, Daryono mengungkapkan di Bandara Internasional Caracas, situasi dilaporkan mencekam saat para calon penumpang berebut menyelamatkan diri dan terpaksa tiarap mencari perlindungan di tengah runtuhnya material langit-langit terminal airport.

Hanya berselang 25 menit dari petaka di Venezuela, tepatnya pukul 05.30 WIB, giliran wilayah Jepang Utara yang diguncang gempa kuat Magnitudo 6,9. Berbeda dengan dua gempa sebelumnya, titik episenter gempa Jepang ini terletak di laut, sekitar 35 kilometer sebelah timur-timur laut Kuji dengan kedalaman menengah 51,7 kilometer. 

"Dipicu oleh mekanisme sesar naik akibat aktivitas subduksi, gempa ini menimbulkan guncangan hingga skala intensitas VI MMI yang membuat warga sulit berdiri tegak dan merontokkan benda-benda rumah tangga, meski untungnya karakteristik kedalamannya tidak sampai memicu tsunami," jelas Daryono.

Meski begitu, Daryono mengatakan ketiga gempa memiliki sumber gempa sendiri-sendiri. Di mana, California Utara bersumber pada sesar/patahan, Venezuela akibat sesar/patahan, dan  Jepang sumber gempa Megathrust.

"Sumber-sumber gempa tersebut memiliki kemampuan megakumulasi tegangan sendiri-sendiri jadi tidak saling berkaitan. Kalau waktu gempa berdekatan itu hanya kebetulan saja," katanya.

Daryono mengatakan rangkaian bencana di berbagai belahan dunia ini menjadi alarm bagi masyarakat Indonesia yang juga hidup di wilayah Cincin Api Pasifik. Rentetan peristiwa ini mengingatkan kembali bahwa gempa bumi tidak pernah membunuh, melainkan runtuhnya struktur bangunan yang menjadi ancaman utama. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement