Sejumlah titik pengungsian sementara dilaporkan berada di Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng. Tim gabungan masih terus melakukan pendataan jumlah warga yang bertahan di pengungsian setelah peringatan tsunami dicabut.
Wamensos Agus Jabo akan memantau langsung berbagai kebutuhan tersebut sekaligus membawa arahan Mensos agar penanganan tidak hanya berfokus pada fase kedaruratan, tetapi juga menyiapkan kebutuhan lanjutan bagi keluarga terdampak.
“Pak Wamen akan melihat langsung apa yang masih dibutuhkan. Kalau ada kekurangan logistik, kita tambah. Kalau diperlukan penguatan dapur umum atau tempat pengungsian, kita dukung. Negara harus hadir secepat mungkin ketika masyarakat menghadapi situasi seperti ini,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan, tidak memasuki bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan sebelum dinyatakan aman, serta mengikuti informasi resmi pemerintah dan BMKG.
“Keselamatan masyarakat yang utama. Kemensos akan terus bekerja bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait sampai kondisi masyarakat terdampak benar-benar tertangani,” ujarnya.
(kunthi fahmar sandy)