IDXChannel - Iran akan segera bergabung dengan Bank Pembangunan Baru (NDB), lembaga pemberi pinjaman internasional yang didirikan oleh kelompok BRICS.
Dilansir dari CNA pada Jumat (14/8/2026), rencana itu disampaikan Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan BRICS di India pekan ini.
Iran saat ini berperang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta menghadapi serangkaian sanksi dari Barat. Kondisi itu membuat Teheran mencari saluran keuangan alternatif di luar sistem dolar AS.
Iran bergabung dengan BRICS pada 2024. Teheran telah beberapa kali menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota dan pemegang saham NDB.
NDB didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan pada 2015 untuk membiayai proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan, khususnya di dunia berkembang.
Sejak itu, keanggotaannya telah diperluas untuk mencakup Uni Emirat Arab, Mesir, dan negara-negara berkembang lainnya.
“Hasil terpenting dari kerja sama antar negara anggota BRICS adalah pembentukan Bank Pembangunan Baru, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini,” kata Hemmati menurut media pemerintah Iran.
Anggota BRICS berupaya mengurangi ketergantungan pada dolar AS dengan mempromosikan perdagangan dan transaksi keuangan dalam mata uang nasional.
(Wahyu Dwi Anggoro)