Tak hanya itu, keberadaan ikan sapu-sapu juga mengancam populasi ikan lokal. Spesies ini diketahui memakan ikan lain hingga telur-telurnya, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
"Hampir ketika ada ikan ini, semua dinding dan juga ikan-ikan lokal kita itu dimakan, termasuk sampai dengan telur-telurnya. Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca termasuk dalam kondisi air yang sangat-sangat tidak sehat," ujarnya.
Pramono menyinggung keberadaan spesies asli Amerika Selatan ini juga menjadi persoalan di tempat asalnya. Ia menyebut di Amerika Selatan ikan sapu-sapu juga disebut tengah diupayakan untuk dimusnahkan.
Oleh karenanya, ia menilai langkah pembersihan ikan sapu-sapu akan bermanfaat. Pramono menambahkan pembersihan ikan itu juga meliputi kegiatan untuk membersihkan dan memperbaiki saluran air.
"Tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu, tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air dan sebagainya," kata dia.
(kunthi fahmar sandy)