Langkah ini menunjukkan dampak blokade laut AS terhadap industri minyak Iran. Sejumlah analis memperkirakan bahwa kapasitas penyimpanan di negara itu akan penuh seluruhnya dalam beberapa hari ke depan.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent baru-baru ini juga memperingatkan, Iran mungkin akan mencapai kapasitas penyimpanannya dalam waktu dekat.
Untuk saat ini, pengaktifan kembali Nasha menunjukkan bahwa Teheran sedang mengulur waktu, mencoba mencegar agar sumur minyaknya tidak perlu ditutup. (Wahyu Dwi Anggoro)