Di sisi lain, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations) memperingatkan pada Jumat bahwa blokade militer AS terhadap pelabuhan Iran masih berlaku, membatasi lalu lintas masuk dan keluar. Badan tersebut juga menyarankan kapal-kapal komersial yang melintasi wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap komunikasi dan operasi militer.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa pelonggaran pembatasan terhadap Iran akan terjadi secara bertahap. Bessent juga mengatakan bahwa otoritas AS telah menyita aset mata uang kripto Iran senilai USD1 miliar sebagai bagian dari kampanye ekonomi Washington terhadap Teheran.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kemajuan signifikan menuju kesepakatan perpanjangan gencatan senjata, meskipun masih ada perbedaan pendapat mengenai persediaan uranium yang diperkaya Iran.
Sebuah sumber senior Iran, yang dikutip secara terpisah oleh Reuters, mengatakan bahwa kedua pihak telah mencapai "pemahaman politik," meskipun belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.
Media Iran juga membantah beberapa elemen dari kerangka kerja yang diusulkan Trump, termasuk klaim terkait bahan nuklir Iran dan pengaturan pengiriman di Selat Hormuz.