sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Iran Tolak Rencana AS Bantu Kapal di Selat Hormuz

News editor Wahyu Dwi Anggoro
04/05/2026 10:56 WIB
Seorang anggota parlemen Iran memperingatkan bahwa rencana Amerika Serikat (AS) untuk membantu kapal di Selat Hormuz dapat dianggap sebagai pelanggaran.
Iran Tolak Rencana AS Bantu Kapal di Selat Hormuz. (Foto: Inews Media Group)
Iran Tolak Rencana AS Bantu Kapal di Selat Hormuz. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Seorang anggota parlemen Iran memperingatkan bahwa rencana Amerika Serikat (AS) untuk membantu kapal di Selat Hormuz dapat dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.

"Campur tangan AS di Selat Hormuz dalam bentuk apa pun akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata," kata Kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran Ibrahim Azizi, dilansir dari Anadolu pada Senin (4/5/2026).

Dalam unggahan di platform media sosial X, Azizi menyebut keinginan AS untuk mengambil alih kendali Selat Hormuz dari Iran hanyalah khayalan.

"Selat Hormuz dan Teluk Persia tidak akan bisa dikendalikan hanya dengan unggahan-unggahan khayalan Trump," kata Azizi.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi Freedom Project. Misi tersebut bertujuan untuk membantu kapal yang terjebak di Teluk Persia untuk melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Sejumlah pihak menyebut Washington akan menggelar operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz. Namun, beberapa media mengatakan bahwa militer AS hanya akan memberikan panduan dari jarak jauh kepada kapal yang ingin melintasi perairan tersebut.

“Kami telah memberi tahu negara-negara bahwa kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur perairan yang tertutup ini,” kata trump di platform media sosial Truth Social. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement