Yakni dengan memperkuat surveilans Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) untuk memantau tren, karakteristik virus, dan tingkat keparahan penyakit. Lalu, deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium dengan metode RT-PCR dan sequencing sendiri terus ditingkatkan guna mendeteksi perubahan virus.
Berbagai fasilitas dan layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit termasuk skrining juga terus disiapkan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian infeksi, serta pelaporan kasus.
Kewaspadaan juga terus ditingkatkan dengan meningkatkan pemantauan pelaku perjalanan di pintu masuk negara serta komunikasi risiko dan edukasi pencegahan bagi kelompok rentan.
Lebih lanjut, Kemenkes mengimbau agar masyarakat tidak panik dan terus mengikuti perkembangan informasi influenza dari berbagai sumber pemerintah.
Masyarakat juga diminta agar menerapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi.