IDXChannel—Kementerian Kesehatan menyiapkan bantuan berupa tabung oksigen dan alat konsentrator oksigen untuk memperkuat penanganan gangguan pernapasan di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah menargetkan puskesmas di daerah dengan kualitas udara kategori merah dan hitam memiliki fasilitas bantuan oksigen.
Langkah ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap. Hal itu disampaikan Budi dalam konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.
Menurut Budi, penanganan dampak kesehatan akibat polusi asap dilakukan melalui beberapa langkah. Masyarakat terlebih dahulu diminta mengurangi paparan dengan tetap berada di rumah dan menggunakan masker jika terpaksa keluar.
Namun, bagi masyarakat yang sudah mengalami gangguan kesehatan, pemerintah juga perlu memastikan fasilitas kesehatan memiliki dukungan yang memadai.