IDXChannel—Sebanyak 5.000 aparatur sipil negara (ASN) dari Kementerian Kehutanan mendapat penugasan bantuan kendali operasi (BKO) ke enam Provinsi prioritas yang tengah mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Langkah ini adalah penguatan dalam upaya mempercepat penanganan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan menyikapi kondisi Karhutla yang dinamis dan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai instruksi presiden.
Hal ini disampaikan Menhut usai melakukan pengecekan, dia berada di Kalimantan Barat atas permintaan Presiden Prabowo untuk memastikan instruksi terkait penanganan karhutla berjalan dengan baik.
“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Menhut usai meninjau lokasi Karhutla di Rasau Jaya, kabupaten kubu raya, Kalbar, Senin (24/8/2026).
Dari total 5.000 ASN yang akan dikerahkan, sebanyak 2.200 personel akan di tempatkan di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara khusus Kalimantan Barat, akan diterjunkan sedikitnya 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terdampak karhutla.