sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN di 6 Provinsi Prioritas, Bantu Penanganan Karhutla

News editor Felldy Utama
25/08/2026 10:53 WIB
Langkah ini adalah penguatan dalam upaya mempercepat penanganan karhutla.
Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN di 6 Provinsi Prioritas, Bantu Penanganan Karhutla. (Foto: Istimewa)
Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN di 6 Provinsi Prioritas, Bantu Penanganan Karhutla. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Sebanyak 5.000 aparatur sipil negara (ASN) dari Kementerian Kehutanan mendapat penugasan bantuan kendali operasi (BKO) ke enam Provinsi prioritas yang tengah mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Langkah ini adalah penguatan dalam upaya mempercepat penanganan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan menyikapi kondisi Karhutla yang dinamis dan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai instruksi presiden.

Hal ini disampaikan Menhut usai melakukan pengecekan, dia berada di Kalimantan Barat atas permintaan Presiden Prabowo untuk memastikan instruksi terkait penanganan karhutla berjalan dengan baik.

“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Menhut usai meninjau lokasi Karhutla di Rasau Jaya, kabupaten kubu raya, Kalbar, Senin (24/8/2026). 

Dari total 5.000 ASN yang akan dikerahkan, sebanyak 2.200 personel akan di tempatkan di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara khusus Kalimantan Barat, akan diterjunkan sedikitnya 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terdampak karhutla.

“Khusus untuk di Kalimantan Barat akan ada 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla, akan kita kirim ke sini,” ujarnya.

Dia menyebut penguatan personel dilakukan karena perkembangan hotspot sangat dinamis. Selain mengerahkan ASN, pejabat eselon I Kementerian Kehutanan juga akan berkantor di enam provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah bersama-sama, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja ya. Nanti datanya akan kita update, sekali lagi ini sangat dinamis,” pungkasnya.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement