IDXChannel - Direktur Utama PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur (FHM) kembali absen dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Kali ini, absennya lantaran kondisi kesehatan yang menurun setibanya dari Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji. Hal itu sebagai ia jelaskan dalam surat yang disampaikan ke penyidik KPK.
"Saat ini saya sudah tiba di Indonesia, akan tetapi kondisi kesehatan saya menurun karena kelelahan," tulis Fuad dalam surat yang ditujukan ke KPK.
Menurutnya, ia siap kooperatif dengan memenuhi panggilan tim penyidik Lembaga Antirasuah jika kondisinya sudah pulih.
"Apabila kondisi Kesehatan saya telah pulih Saya siap memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut," ujarnya.
Dalam surat tersebut, ia mengklaim sudah berkoordinasi dengan Satgas KPK terkait ketidakhadirannya.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi ketidakhadiran Fuad dalam pemanggilan hari ini.
"Saksi FHM kembali terkonfirmasi mengajukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan yang seyogianya dilakukan hari ini," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya.
Budi mengungkapkan, yang bersangkutan tidak hadir lantaran kondisi kesehatan yang sedang tidak prima.
"Dengan argumen kondisi kesehatan yang tidak fit," ujarnya.
KPK akan kembali menjadwalkan ulang pemanggilan Fuad Hasan. Akan hal itu, Budi mengimbau pihak yang dimaksud untuk kooperatif memenuhi panggilan.
"Setiap keterangan saksi dibutuhkan agar proses penyidikan perkara dapat berjalan efektif," ucapnya.
(Febrina Ratna Iskana)