IDXChannel – Masyarakat produktif kini semakin realistis dalam menentukan pilihan tempat tinggal seiring perubahan kondisi ekonomi.
Kepemilikan rumah tetap menjadi kebutuhan utama bagi keluarga muda, namun preferensi mulai bergeser ke kawasan sub urban yang menawarkan hunian lebih terjangkau, dengan akses transportasi yang baik serta fasilitas kawasan yang memadai.
Bagi pembeli rumah pertama, keseimbangan antara harga yang terjangkau, aksesibilitas, potensi kenaikan nilai properti dan rekam jejak pengembang menjadi pertimbangan utama dalam memilih hunian.
Tren ini juga tercermin dari sejumlah riset properti yang menunjukkan bahwa minat terhadap rumah tapak di kawasan penyangga kota besar masih akan terus meningkat.
Leads Property Services Indonesia memproyeksikan permintaan rumah tapak akan tumbuh sekitar 5–6 persen pada 2026, didorong insentif pemerintah seperti pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) serta suku bunga yang lebih kompetitif. Kota Podomoro Tenjo hadir dengan konsep kota mandiri yang modern, terjangkau dan bernilai tinggi, didukung prospek pertumbuhan kawasan yang menjanjikan.