sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menkes Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Konsumsi Saos Saset

News editor Niko Prayoga
11/07/2026 02:28 WIB
Menkes mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam mengkonsumsi saus saset, terutama saat menyantap hidangan ayam goreng siap saji
Menkes Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Konsumsi Saos Saset (FOTO:iNews Media Group)
Menkes Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Konsumsi Saos Saset (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam mengkonsumsi saus saset, terutama saat menyantap hidangan ayam goreng siap saji (fried chicken). 

Hal itu dikarenakan kadar natrium yang dinilai terlalu tinggi dan bisa memicu hipertensi dalam saus tersebut.

Dalam unggahan video di akun instagramnya, Budi mengatakan bahwa dirinya tidak melarang masyarakat untuk mengonsumsi ayam gorengnya, melainkan meminta perhatian lebih terhadap penggunaan saus pelengkap yang kerap digunakan secara berlebihan.

"Buat kalian yang suka makan fried chicken siap saji seperti ini, siapa yang selalu nambahin saus demikian banyaknya? Bukan, bukan, bukan. Saya tidak pernah bilang tidak boleh makan ayamnya, ya. Tapi yang saya bilang berhati-hati adalah saus," kata Budi, dikutip Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, dalam satu satu bungkus saus saset diperkirakan mengandung sekitar 100 miligram natrium. Jika dilihat dari budaya masyarakat, biasanya dalam memakan satu ayam bisa menghabiskan lebih dari satu saset. Hal tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan jika ternyata jumlah kadar garam secara keseluruhan melebihi batas wajar konsumsi. 

"Satu saset ini segini lah kira-kira. Satu saset seperti ini mengandung 100 miligram natrium. Biasanya kalau saya lihat orang-orang makan satu potong ayam seperti ini, sasetnya tiga biji. Ini kan paket kombonya kalau kita makan. Saya baru tahu nih. Total sasetnya saja sudah 600 miligram," kata dia.

Menurut Budi, jumlah tersebut belum digabungkan dengan kadar natrium yang terkandung di dalam ayamnya. Sehingga bisa saja jika mengkonsumsi keduanya kadar natrium yang dikonsumsi bisa melebihi batas.

Sesuai rekomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kadar natrium yang dikonsumsi tubuh maksimal 2.000 miligram natrium per hari. Dalam kondisi tersebut bukan tidak mungkin seseorang bisa mengalami hipertensi. 

“Dua ayam ini masing-masing 1.000, jadi 2.000 miligram. Ini total berapa? 2.600 miligram. Batas WHO itu 2.000 miligram per hari. Selamat, kalian semua OTW hipertensi,” kata Budi. 

Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat yang memiliki pola makan serupa untuk segera memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Ia mengajak masyarakat untuk mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat guna melakukan deteksi dini terhadap penyakit tekanan darah tinggi.

"Jadi kalau kalian punya hobi makan seperti ini, udah cepat-cepat ke Puskesmas, ikuti itu cek kesehatan gratis untuk apa? Untuk mengecek hipertensinya," ujar dia. 

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement