Teddy menjelaskan, Maung telah dikembangkan sejak Presiden Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai lebih dari 3.200 unit, dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri.
Teddy menegaskan, penggunaan Maung di forum internasional merupakan simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa hingga kemajuan industri nasional Indonesia.
(Nadya Kurnia)