IDXChannel - Lebih dari 4 juta anak usia 7–18 tahun di Indonesia tercatat tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.
Data ini diperkuat oleh temuan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan masih adanya anak-anak yang belum terjangkau layanan pendidikan, dengan kecenderungan putus sekolah meningkat pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Menjawab tantangan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, negara harus hadir melalui intervensi menyeluruh hingga ke level keluarga, dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Gus Ipul menerangkan, program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk menjangkau kelompok paling rentan.
“Sekolah Rakyat ini adalah bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Kita tidak hanya mengintervensi anaknya, tapi juga keluarganya. Harapannya, ketika anaknya lulus, keluarganya juga ikut naik kelas,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (4/5/2026).