sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menteri Kehutanan Sebut Penanganan Karhutla Lebih Efektif Tanpa Ego Sektoral

News editor Felldy Utama
07/05/2026 09:28 WIB
Penguatan komando lintas sektor melalui kementerian koordinator sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kehutanan Sebut Penanganan Karhutla Lebih Efektif Tanpa Ego Sektoral
Menteri Kehutanan Sebut Penanganan Karhutla Lebih Efektif Tanpa Ego Sektoral

IDXChannel - Pemerintah menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menunjukkan tren perbaikan dari tahun ke tahun. Penurunan itu disebut tidak terlepas dari semakin solidnya koordinasi antar kementerian dan lembaga, serta peran besar masyarakat. 

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni  mengatakan, sebagai bangsa yang terus belajar, Indonesia mampu menekan angka karhutla, termasuk saat menghadapi fenomena El Nino yang berulang setiap beberapa tahun.

“Kita menyaksikan bahwa angka karhutla dari tahun ke tahun alhamdulillah terus menurun, termasuk ketika masa El Nino,” kata Menhut dikutip Kamis (7/5/2026).

Dia lantas menyebut sejumlah faktor yang membuat angka karhutla berhasil ditekan. Pertama yakni penguatan komando lintas sektor melalui kementerian koordinator sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kenapa itu bisa terjadi? pertama semakin membaik koordinasi antara Kementerian dan Lembaga serta pemerintah pusat dan daerah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, yang langsung diberikan mandat oleh Pak Presiden adalah Pak Menko. Jadi semua yang apel hari ini itu bagian dari keinginan kita merobohkan ego sektoral, kita harus kerja sama, tanggung jawab bersama tidak boleh hanya dibebankan kepada satu institusi saja,” katanya.

Menurut dia, upaya pencegahan dan penanggulangan tidak bisa dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. Selain itu, Raja menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor krusial dalam upaya pencegahan dini. Ia menyebut keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di berbagai daerah mampu membantu identifikasi potensi kebakaran sejak awal, berdampingan dengan pemanfaatan teknologi.

Di sisi lain, ia memastikan penegakan hukum akan terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, melibatkan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang terbukti melanggar aturan.

“Ketiga adalah penegakkan hukum, Pak Menko dengan tegas menyampaikan ini juga tanggung jawab TNI, Polri, termaksud Kejaksaan untuk mengusut secara tuntas dan menindak bila ada unsur pidana pada kebakaran ini,” katanya.

Menhut optimistis angka karhutla dapat terus ditekan jika seluruh elemen, termasuk masyarakat, konsisten tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga menambahkan, reaktivasi desk karhutla yang kembali diluncurkan akan semakin memperkuat upaya pencegahan di lapangan.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement