Keputusan untuk meningkatkan target produksi masih bersifat teoritis bagi Arab Saudi, Irak, dan Kuwait. Mereka terpaksa menghentikan sebagian besar produksi akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dan penutupan Selat Hormuz.
Menurut sejumlah sumber, peningkatan target produksi harus dilihat sebagai cara untuk mempersiapkan ketiga anggota tersebut untuk meningkatkan produksi setelah selat dibuka kembali. (Wahyu Dwi Anggoro)