Menurut dia, sejak gempa terjadi, Polri telah mengerahkan jajaran di wilayah NTT untuk membantu masyarakat pada tahap tanggap darurat. "Prioritas utama Polri saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat segera tertangani," ujarnya.
Isir juga mengungkapkan bahwa Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko telah memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah terdampak untuk turun langsung bersama pemangku kepentingan lainnya, seperti BPBD, Basarnas, pemerintah daerah, dan TNI.
Jajaran Polri juga telah mendirikan posko bantuan di lokasi yang aman. Posko tersebut digunakan untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan masyarakat di pengungsian, hingga penyaluran bantuan.
Isir mengatakan, proses pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung. Namun, terdapat kendala komunikasi di sejumlah wilayah daratan Flores sehingga data yang diterima masih dalam proses verifikasi dan validasi.
"Berkenaan dengan ini, kami mengimbau kepada masyarakat dan rekan-rekan media agar menggunakan data yang nanti telah terverifikasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya," katanya.