Logistik tersebut akan diberangkatkan dari Pondok Cabe menggunakan pesawat CN-295 Polri menuju wilayah terdampak. "Di samping itu, Polri juga terus mengoordinasikan dukungan transportasi udara dan laut agar personel, peralatan, maupun dukungan logistik dapat segera menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan," kata Isir.
Mabes Polri juga telah menyiapkan posko tingkat pusat untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan dukungan dari tingkat pusat dapat diberikan sesuai kebutuhan aktual di lapangan.
Dalam penanganan bencana tersebut, Polri bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Isir mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG, maupun petugas di lapangan. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait jumlah korban, kerusakan, tsunami, maupun gempa susulan.
"Saat ini, seluruh kekuatan Polri terus kami siapkan secara bertahap sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan di lapangan. Sekali lagi, prioritas kami adalah keselamatan warga masyarakat di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, dan memberikan dukungan maksimal dalam proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta penanganan dampak bencana di wilayah Flores dan Nusa Tenggara Timur," katanya.
(kunthi fahmar sandy)