sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perayaan Thaipusam 2026, Kuil Murugan Kalideres Diramaikan 1.000 Umat Hindu

News editor Mei Sada
01/02/2026 17:17 WIB
Perayaan ini menjadi momen sakral untuk memperingati kemenangan Dewa Murugan dalam menumpas adharma atau kejahatan.
Perayaan Thaipusam 2026, Kuil Murugan Kalideres Diramaikan 1.000 Umat Hindu. (Foto: MNC Media)
Perayaan Thaipusam 2026, Kuil Murugan Kalideres Diramaikan 1.000 Umat Hindu. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Umat Hindu di sekitar Jabodetabek merayakan Hari Raya Thaipusam 2026 di Murugan Temple, Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu (1/2/2026). Pada puncak perayaan Thaipusam, kuil dipadati ribuan orang.

Perayaan ini menjadi momen sakral untuk memperingati kemenangan Dewa Murugan dalam menumpas adharma atau kejahatan, sekaligus ajakan bagi umat untuk memperbaiki diri secara lahir dan batin.

Ketua Umum Yayasan Sri Sanathana Dharma Aalayam Selvendran menjelaskan Thaipusam dirayakan umat Hindu di berbagai belahan dunia sebagai hari suci Dewa Murugan. 

“Thaipusam adalah hari kemenangan, hari di mana Dewa Murugan menghancurkan adharma, yaitu kejahatan yang dilambangkan oleh Surapadman. Ini adalah simbol penindasan kejahatan di dunia,” ujar Selvendran saat ditemui setelah acara pada Minggu (1/2/2026).

Dia menjelaskan, makna utama Thaipusam bukan hanya ritual semata namun juga refleksi diri bagi umat Hindu untuk mengendalikan emosi, nafsu, dan sifat angkara murka yang menjadi sumber kejahatan. 

Umat diajak mengontrol diri, memperbaiki sikap, sekaligus membersihkan batin.

“Angkara murka itu timbul karena nafsu dan emosi. Maka melalui Thaipusam, umat diajak untuk lebih mengontrol diri, memperbaiki sikap, dan membersihkan batin,” jelasnya.

Dalam perayaan Thaipusam, umat melakukan pembersihan diri dengan berpuasa dan melakukan ritual tententu. Tradisi ini dilakukan sekaligus untuk mengendalikan diri, bukan sekedar rutinitas semata.

“Ada ritual seperti menahan bicara, puasa, bahkan simbol menusuk lidah. Itu bukan untuk menyakiti diri, tapi melambangkan pengendalian diri, menahan ucapan yang tidak baik dan menahan nafsu,” tambahnya.

Menurutnya, inti dari seluruh rangkaian Thaipusam adalah kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun untuk sesama. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapan kita, umat Hindu baik umat Hindu India maupun masyarakat Indonesia secara umum bisa menjadi lebih baik setiap tahunnya. Kalau manusianya lebih baik, negaranya juga akan menjadi lebih baik,” katanya.

Antusiasme umat dalam perayaan Thaipusam tahun ini pun mengalami peningkatan signifikan. Selvendran menyebut, sekitar 1.000 umat hadir mengikuti rangkaian ritual di Jakarta Murugan Temple.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, peningkatannya sangat terasa. Tahun sebelumnya sekitar 200 sampai 250 orang. Tahun ini kurang lebih 1.000 peserta,” ujarnya.

Dia optimis jumlah peserta akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang. Apalagi fasilitas di rumah ibadah ini masih akan terus dikembangkan sehingga diperkirakan tahun depan perayaan Thaipusam dapat dihadiri 3.000 hingga 4.000 umat.

“Kami yakin tahun depan, setelah pembangunan menara selesai, bisa menghadirkan 3.000 sampai 4.000 umat,” kata Selvendran.

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement