“Ke depan orientasi kita dalam bermobilitas adalah efisien dan clean,” ujarnya.
Ia menilai, perubahan menuju transportasi yang lebih efisien tidak cukup hanya mengandalkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Pemerintah juga perlu memastikan kebijakan yang mendukung transisi tersebut berjalan secara konsisten, termasuk melalui pemberian insentif.
Di sisi lain, Moeldoko menilai kebijakan insentif kendaraan listrik selama ini masih lebih banyak berfokus pada mobil penumpang. Padahal, menurutnya, elektrifikasi juga perlu menyasar kendaraan komersial seperti truk, bus, dan armada logistik.
Ia menilai sektor tersebut layak mendapat perhatian karena kendaraan komersial berperan besar dalam kegiatan distribusi barang dan memiliki kebutuhan operasional yang tinggi.
“Dulu insentif lebih dititikberatkan kepada passenger. Pemerintah belum memikirkan insentif untuk mobil-mobil komersial,” kata Moeldoko.