sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PERKASA dari TAP untuk Negeri Dorong Petani Sukamara Tingkatkan Kapasitas

News editor Shifa Nurhaliza Putri
04/06/2026 19:30 WIB
Pelatihan ini diikuti oleh petani dari berbagai desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk petani perempuan yang aktif terlibat.
PERKASA Dari TAP Untuk Negeri Dorong Petani Sukamara Tingkatkan Kapasitas. (Foto: Istimewa)
PERKASA Dari TAP Untuk Negeri Dorong Petani Sukamara Tingkatkan Kapasitas. (Foto: Istimewa)

IDXChannel – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang Sensus Pertanian 2023, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki sekitar 299 ribu rumah tangga usaha pertanian yang menjadi penggerak utama ekonomi pedesaan. Sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Sukamara. 

Di daerah tersebut, kelapa sawit menjadi salah satu komoditas perkebunan tulang punggung dan penyumbang terbesar perekonomian daerah.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik juga menunjukkan bahwa struktur usia petani di Indonesia masih didominasi kelompok usia dewasa hingga lanjut usia (lebih dari 55 tahun). Kondisi tersebut menjadikan peningkatan kapasitas dan regenerasi petani sebagai agenda penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian dan perkebunan nasional di masa depan.

Semangat belajar terlihat sejak pagi ketika puluhan petani berkumpul mengikuti Program Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) yang diselenggarakan oleh PT Sukses Karya Mandiri (SKM), member of PT Triputra Agro Persada Tbk. 

Pelatihan ini diikuti oleh petani dari berbagai desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk petani perempuan yang aktif terlibat dalam pengelolaan kebun sawit keluarga.

Setiap batch diikuti kurang lebih 30 peserta yang mendapatkan pembekalan mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik, peningkatan produktivitas, pengelolaan kebun berkelanjutan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi petani di lapangan.

Menariknya, pelatihan ini juga diikuti petani Perempuan yang turut terlibat dalam pengelolaan kebun keluarga. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa aktivitas Perkebunan rakyat tidak hanya didominasi oleh laki-laki. Perempuan yang kini turut terlibat dalam pengambilan keputusan, pengelolaan kebun, hingga pengembangan usaha keluarga berbasis perkebunan.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian menjadi salah satu kunci kemajuan pertanian Indonesia. “Kemajuan pertanian kita sangat bergantung pada kemampuan dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan berkualitas,” ucapnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Maryadi, Camat Permata Kecubung – Kabupaten Sukamara, menyampaikan apresiasi dan dukungan terkait pelatihan dan penerapan kebiasaan tanam yang efektif dan efisien serta berkelanjutan. “Saya ucapkan terima kasih untuk manajemen. Saya merasa berbahagia, karena petani kelapa sawit kita yang diangkat dan di-support untuk melakukan pertanian sesuai petunjuk teknis. Karena, terkait proses di hulu, kita harus menerapkan best practice agronomy,” ucap Maryadi.

Melalui penyelenggaraan PERKASA dari TAP Untuk Negeri, para petani memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan perkebunan saat ini. Peserta yang hadir dari berbagai latar belakang, mulai dari petani swadaya hingga petani perempuan, menunjukkan bahwa upaya membangun sektor Perkebunan yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Dengan petani yang semakin berdaya, pembangunan sektor perkebunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi terciptanya kesejahteraan yang lebih luas dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement