IDXChannel—PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) mengintegrasikan lebih dari 20 layanan dari seluruh produk asuransinya ke dalam aplikasi myGarda. Langkah ini diambil untuk merespons pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih menyukai solusi serba ada.
Inovasi tersebut dirancang untuk memangkas kerumitan nasabah yang memiliki beragam polis, mulai dari asuransi kendaraan hingga kesehatan.
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus, mengungkapkan bahwa pembaruan ini didasari oleh evolusi tren penggunaan teknologi masyarakat sejak awal pergerakan digital insurance perusahaan pada 2015 lalu.
"Masyarakat kini jauh lebih terbiasa dengan gaya hidup yang praktis. Mereka cenderung memilih satu aplikasi yang bisa menyediakan berbagai solusi sekaligus," ujar Maximiliaan dalam peluncuran resmi, Jakarta, (11/09/2026).
Lewat penggabungan ini, pengguna tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk mengelola polis yang berbeda.
"Tentu memberatkan jika pelanggan harus mengunduh berbagai aplikasi hanya untuk terhubung dengan kami," tambahnya.
Melalui myGarda, nasabah kini dapat mengakses berbagai fungsi layanan secara mandiri dari genggaman. Layanan tersebut mencakup pengajuan klaim, permintaan bantuan darurat di jalan, hingga penjadwalan kontrol rawat jalan.
Langkah efisiensi ini juga diterapkan pada portal resmi gardaauto.com melalui pemanfaatan teknologi Optical Character Recognition (OCR). Proses pengisian data untuk pembelian polis yang sebelumnya membutuhkan 16 isian manual, kini dipangkas signifikan.
"Cukup dengan mengunggah dua dokumen, yaitu KTP dan STNK, maka data akan otomatis terisi," jelas Maximiliaan.
Pengisian data berbasis AI dan OCR tersebut juga dipadukan dengan fitur virtual survey untuk inspeksi kendaraan secara jarak jauh. Lewat integrasi ekosistem digital ini, Asuransi Astra optimistis mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kualitas layanan nasabah di era serba cepat.
(Sheqilla Sukma)