Angka kelahiran menurun selama tujuh tahun berturut-turut hingga 2023. Angkanya sempat naik pada 2024.
Dilansir dari AP pada Sabtu (24/1/2026), sebagian besar keluarga menyebutkan biaya dan tekanan membesarkan anak sebagai hambatan yang signifikan.
Faktor potensial lain: tahun lalu di China adalah tahun ular, yang dianggap sebagai salah satu tahun yang paling tidak menguntungkan untuk memiliki anak menurut kepercayaan lokal. (Wahyu Dwi Anggoro)