“Dengan uang, mereka memelihara, apa itu algoritma, pakai buzzer-buzzer, robot-robot, anak-anak kita, bapak-bapak kita, rakyat kita dirusak. Coba mereka pengaruhi dengan fitnah. Alhamdulillah rakyat kita tidak bodoh,” ujarnya.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menjadi bahaya yang juga dialami banyak negara. Dia menyebut praktik tersebut sebagai bagian dari perang.
“Tapi ini, ini bahaya yang dialami banyak negara. Jadi ini adalah termasuk perang. Perang sekarang tidak perlu dengan kirim pasukan banyak. Pertama dia rusak dengan sosmed-sosmed yang nggak bener,” paparnya. (Febrina Ratna Iskana)