“Pemerintah akan memperkuat program pembinaan mereka melalui pemberian sertifikasi kepelatihan,” tutur dia.
Menurutnya, sertifikasi tersebut akan membuka peluang bagi atlet disabilitas untuk tetap berkontribusi di dunia olahraga setelah pensiun dari kompetisi. Dengan bekal pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, mereka dapat melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih dan membina generasi atlet berikutnya.
“Pada akhirnya, membangun prestasi olahraga bukan hanya soal memenangkan pertandingan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi juara untuk tahun-tahun yang akan datang,” kata Qodari.
(kunthi fahmar sandy)