"Anak tukang pemulung harus bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter, bisa jadi pengusaha, bahkan bisa jadi jenderal. Itu cita-cita saya," kata Presiden.
Menurut Prabowo, pendidikan memang membutuhkan biaya besar, namun anggaran tersebut kerap tergerus akibat kebocoran dan praktik korupsi.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang bersih agar dana publik benar-benar digunakan untuk membangun sekolah dan kampus yang dibutuhkan rakyat.
"Kalau uang negara dicuri atau dikorupsi, uang kita kurang untuk membangun sekolah yang ingin kita bangun," ujarnya.
Dalam waktu dekat, pemerintah disebut akan mulai merealisasikan pembangunan kampus-kampus baru di berbagai daerah, dengan prioritas pada fakultas kedokteran, teknik, dan bidang strategis lain yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan nasional.