"Tapi saya kira memang benar, ujungnya ya hanya hujan, air, ya. Tapi kita dengan strategi yang kita telah bahas, waktu saya kumpulkan para pakar dari semua kampus, ya, para profesor-profesor itu dan mereka ahli-ahli dari daerah-daerah sendiri, bahwa langkah nanti yang paling utama adalah pencegahan presisi, mitigasi di tingkat paling bawah, di tingkat desa," ujarnya.
Di sisi lain, Prabowo meminta agar TNI dan Polri bisa membantu memberikan pelatihan terhadap para polisi hutan. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sebab menjaga alam Indonesia yang sangat luas dibutuhkan kerja keras.
"(Polisi hutan) dari Kemenhut yang hanya 20.000, ya. Ya, kalau nggak, ya, minta dilatihlah oleh polisi atau oleh tentara. Namanya aja polisi hutan. Ya kan? Kapolri nanti bisa bantu, ya, didik polisi hutan, ya. Iya. Alam kita berat," ungkapnya.
Prabowo menyoroti jumlah polisi hutan yang saat ini dinilai terlalu sedikit dibanding luasan hutan Indonesia. Oleh karena itu, Prabowo juga mau jumlah polisi hutan ditambah.
"Karena itu, tolong sampaikan ke MenPAN RB, ya, kalau memang saya minta 70.000 polisi hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita," imbuh dia.