Prabowo menyebut rasa haru itu muncul karena kebanggaan dan kebahagiaan melihat anak-anak Indonesia yang sebelumnya memiliki keterbatasan kini mendapatkan kesempatan belajar yang layak.
“Kita terharu, kita keluar air mata karena apa, karena bangga, karena bahagia melihat anak-anak kita,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengenang keputusan awal pemerintah untuk menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai langkah berani dan tidak lazim dalam kebijakan pendidikan nasional.
Menurutnya, Sekolah Rakyat lahir dari keberanian untuk memberi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Dan kita tergerak, teringat, kenapa kita teringat? Bayangkan, bayangkan kalau waktu itu, kita, saya, dan menteri-menteri, tidak ambil sikap yang berani. Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim kita bikin sekolah yang terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan. Mereka yang dari keluarga yang kondisinya tertinggal,” kata dia.
(kunthi fahmar sandy)