sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Lebanon Kena Serangan Israel, Satu Gugur Tiga Terluka 

News editor Danandaya Arya Putra
30/03/2026 12:07 WIB
Serangan tidak langsung itu terjadi di sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr.
Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Lebanon Kena Serangan Israel, Satu Gugur Tiga Terluka 
Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Lebanon Kena Serangan Israel, Satu Gugur Tiga Terluka 

Terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X, @Kemlu_RI mengecam keras serangan yang menimpa pasukan perdamaian tersebut. Serta menyerukan agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan.

"Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," tulis akun @Kemlu_RI.

Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada penjaga perdamaian yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional. Serta menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

"Pikiran dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, serta kami mendoakan kesembuhan yang penuh dan cepat bagi personel yang terluka," katanya.

Kemlu RI memastikan akan bekerjasama dengan UNIFIL untuk pemulangan jenazah secepatnya. Serta memberikan perawatan medis terbaik bagi prajurit yang terluka.

"Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus sepenuhnya dihormati setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," kata dia.

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan Israel dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon.

Juga mendesak agar segera menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mendorong perdamaian.

"Indonesia tetap menjalin koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement