“Begitu kita masuk Thamrin itu, kalau kemarin diperhatikan, ada bagian yang sudah saya buka sebenarnya untuk tujuannya begitu melewati Sudirman-Thamrin, di situlah patung M.H. Thamrin berada,” tuturnya.
Selain merelokasi patung Thamrin, Pramono juga berencana merenovasi museum Thamrin, yang berlokasi di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
“Nanti saya minta kepada dinas terkait untuk memperbaiki, termasuk jalannya. Menurut saya jalannya sudah tidak pantas menjadi jalan Museum M.H. Thamrin,” ujar dia.
Perbaikan museum dan patung M.H. Thamrin, kata Pramono, sejalan dengan semangat pemerintahannya yang ingin membumikan budaya Betawi di Jakarta. Thamrin sendiri merupakan tokoh sentral orang Betawi.
“Mulai tahun ini, semua batas kota, ornamen, dan gedung, wajah kebetawiannya harus ada,” kata dia.
(Nadya Kurnia)