Badan Geologi sebelumnya menyatakan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai terlihat sejak awal Oktober 2026. Tercatat 14 kali erupsi pada periode 6-9 Oktober 2026.
Dengan status Level III (Siaga), masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki wilayah radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan otoritas terkait.
(kunthi fahmar sandy)
Baca Juga: