Kampanye serangan yang kian intensif ini telah mengganggu pasokan bahan bakar dan berkontribusi pada kelangkaan bensin di beberapa wilayah Rusia. Pada hari Sabtu, Moskow memperpanjang larangan ekspor solar sebagai upaya untuk mengamankan pasokan dalam negeri di tengah serangan yang terus berlanjut terhadap kapasitas pengolahan minyak.
Serangan terbaru ini merupakan bagian dari aksi saling serang menggunakan drone dan rudal yang terjadi dalam skala lebih luas sepanjang malam. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya mencegat 494 drone Ukraina, termasuk 13 drone yang mengarah ke Moskow.
Sementara itu, militer Ukraina menyatakan bahwa Rusia meluncurkan dua rudal balistik Iskander-M serta 130 kendaraan udara tak berawak (UAV), termasuk drone Shahed dan rudal kecil Banderol. Menurut pihak Kyiv, pertahanan udara Ukraina berhasil mencegat 125 dari target-target udara tersebut.
Kampanye serangan terhadap kilang minyak ini telah menjadi sumber tekanan yang kian meningkat bagi sektor energi Rusia, dengan menargetkan fasilitas-fasilitas yang memasok kebutuhan bahan bakar domestik maupun kegiatan ekspor. (Febrina Ratna Iskana)