sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menhan Sebut Warga Dayak yang Ingin Jadi TNI Bisa Dapat Kelonggaran untuk Syarat Ini

News editor Achmad Al Fiqri
31/08/2026 15:50 WIB
Panglima Jilah, pemimpin besar suku Dayak seluruh Kalimantan, mengusulkan kepada Presiden agar warga Dayak, khususnya yang bertato bisa mendaftar jadi TNI.
Menhan Sebut Warga Dayak yang Ingin Jadi TNI Bisa Dapat Kelonggaran untuk Syarat Ini. (Foto: MNC Media)
Menhan Sebut Warga Dayak yang Ingin Jadi TNI Bisa Dapat Kelonggaran untuk Syarat Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi sinyal akan memberi "keistimewaan" bagi warga suku dayak untuk masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal ini dilakukan setelah Panglima Jilah, pemimpin besar Suku Dayak seluruh Kalimantan, mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar warga dayak, khususnya yang bertato bisa mendaftar sebagai calon anggota TNI-Polri.

"Oh ya, suku dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek kasih sedikit privilege, lah," tutur Sjafrie saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak, menyampaikan pihaknya terbuka bagi warga dayak untuk bergabung ke TNI, meskipun yang memiliki tato. Ia berkata, tato Suku Dayak dapat dikecualikan lantaran merupakan bagian tradisi.

"Ya, memang dari dulu juga sudah boleh, memang engak ada masalah. Dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ,ya, diizinkan. Sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu, nanti kami akan cari lagi," ucap Maruli.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement