IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan Senin (31/8/2026). Melansir Bloomberg, rupiah turun 29 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.722 per USD.
Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai sentimen ekternal masih memberi kontribusi pada pelemahan mata uang Garuda.
Sebelumnya diberitakan, pasukan AS menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak, Iran pada Minggu. Ini merupakan serangan pertama yang diketahui dilakukan oleh pihak AS terhadap negara Teluk tersebut sejak akhir Juli. Sebagai tanggapan, Iran menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania, sebagaimana dilaporkan media Iran pada Senin dengan mengutip pernyataan Garda Revolusi Iran.
“Negosiasi untuk mengakhiri konflik sedang menemui jalan buntu, sementara para mediator berupaya membuka kembali Selat Hormuz, jalur yang sebelumnya menjadi rute bagi seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang pecah pada akhir Februari,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan AS kemungkinan akan memberlakukan sanksi sekunder baru terhadap Iran setiap minggunya, dengan tujuan memutus total akses Republik Islam tersebut dari sistem keuangan berbasis dolar.