sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per USD

Market news editor Anggie Ariesta
31/08/2026 15:52 WIB
Melansir Bloomberg, rupiah turun 29 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.722 per USD.
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per USD. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per USD. Foto: iNews Media Group.

Besarnya risiko subsidi energi Indonesia tidak terlepas dari ketergantungan terhadap sejumlah faktor eksternal, terutama harga energi global dan nilai tukar rupiah. Terdapat tiga variabel utama yang menentukan besaran subsidi energi. Misalnya seperti harga energi di pasar global, nilai tukar rupiah, serta tingkat konsumsi energi domestik.

Pada saat yang sama, depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga membuat biaya pengadaan energi menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut pada akhirnya meningkatkan kebutuhan anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi. Subsidi dan konpensasi energi sampai akhir tahun subsidi dan kompensasi ini akan meningkat hingga Rp526 triliun. Dengan demikian, terdapat potensi kenaikan hampir Rp200 triliun dibandingkan alokasi awal dalam APBN yang berada di kisaran Rp338 triliun.

Selain itu, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mempersiapkan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 lebih tinggi dibandingkan perkiraan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Berdasarkan dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, nilai anggaran subsidi BBM jenis tertentu, seperti Pertalite hingga Solar mencapai Rp28,7 triliun. Angka ini naik sekitar 8,71 persen dibandingkan perkiraan realisasi tahun 2026 yang sebesar Rp26,4 triliun. Rancangan anggaran subsidi energi untuk 2027 mencapai Rp272,94 triliun, atau meningkat sebesar 20,1 persen dibandingkan perkiraan realisasi 2026 yang sebesar Rp227,25 triliun.

Berdasarkan berbagai sentimen di atas, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah diproyeksi fluktuatif namun diperkirakan melemah pada rentang Rp17.720 - Rp17.780 per USD.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement